Kepala LL Dikti Serahkan Izin Prodi Baru Saburai

Kepala LL Dikti Serahkan  Izin Prodi Baru Saburai

Bandarlampung, Patriot News-Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, MSc, menyerahkan izin Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) dan Komunikasi Digital Program Sarjana Terapan dari Kemenrsitek Dikti kepada Universitas Saburai Lampung, Jumat (10/2).

Izin dengan No. 19/D/OT/2023 tanggal 12 Januari 2023  tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Saburai (YPS) Prof. Dr. Ir. Sugeng P Harianto didampingi Pembina YPS Erie Hermawan, Ketua Pengawas YPS Sudarno Eddi, Pj. Rektor Dr. (Can) Febriansyah, SE, MM, MH, para wakil rektor,  para dekan dan dosen perguruan tinggi itu.

Kepala LLDikti Prof. Dr. Iskhaq Iskandar Msc,mengatakan prodi Humas dan komunikasi Digital Saburai ini merupakan pertama dan menjadi percontohan di Sumatra.

Oleh karena itu, dia mengharapkan kepada jajaran Universitas Saburai tidak berhenti di sini saja, tetapi langsung berusaha agar dalam waktu dua tahun ini akreditasinya menjadi lebih baik.

Ketua Pengurus YPS Prof. Dr. Ir. Sugeng P Harianto menyampaikan terimakasih kepada Kemenristik Dikti, khususnya LLDikti atas izin yang diberikan kepada Universitas Saburai untuk membuka prodi baru tersebut.

Prof. Sugeng juga mengharapkan kepada jajaran Universitas Saburai segera menindaklanjutinya dengan membuka pendaftaran mahasiswa baru dan memperbaiki akreditasinya sehingga bisa meningkat lebih baik lagi.

Pj. Rektor Universitas Saburai (Dr (Can) Febriansyah, SH, MM mengatakan, dengan telah diterimanya izin tersebut, maka pada tahun akademik 2023/2024 ini, Universitas Saburai akan segera menerima pendaftaran mahasiswa baru prodi tersebut.

“Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Sarjana Terapan itu nantinya akan berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Saburai,” ujarnya.

Febri menjelaskan, alasan Universitas Saburai membuka Prodi Humas dan Komunikasi Digital tersebut,  sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi yang ada saat ini.

Menurutnya, Humas dan Komunikasi Digital memiliki keterkaitan yang kuat. Karena tata kelola komunikasi yang banyak dipakai praktisi humas saat ini bersentuhan langsung dengan teknologi, khususnya komunikasi digital.

Saat ini, kemampuan di bidang kehumasan dan penguasaan di bidang teknologi informasi  masih banyak dibutuhkan. “Karena, era konvensional sudah mulai ditinggalkan,” ujarnya.

Itulah yang menjadi alasan Universitas Saburai membuka program studi tersebut. “Untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda kita agar siap menghadapi perkembangan teknologi informasi dunia yang semakin cepat ini,” tambahnya.

Untuk menghadapi dibukanya prodi baru tersebut, Universitas Saburai sudah mempersiapkan tenaga-tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya, baik di bidang hubungan masyarakat maupun mengenai komunikasi digital. (*)