Warga Labuhan Ratu Lamtim Keluhkan Limbah Pabrik
Sukadana, Patriot News-Warga masyarakat Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur mengeluh, karena sungai yang ada di desa tersebut dicemari limbah pabrik tapioka.
Tokoh masyarakat setempat Yansyah (56) mengatakan, sejak adanya pabrik tapioka tersebut, air yang biasa mereka pergunakan sehari-hari tidak dapat dipergunakan lagi, karena airnya kotor dan berbau.
Sungai tersebut merupakan pertemuan Way Bagul, Way Penet dan Way Beringin yang melintasi sejumlah desa yang ada di Kecamatan Labuhan Ratu.
Menurutnya, sebelum ada pabrik tapioka, sungai sangat bersih. “Kami di sini dulu tidak perlu sumur, karena airnya bersih dan bisa untuk keperluan sehari-hari,” kata warga lainnya.
Bahkan lanjutnya, ketika masih bersih, sungai tersebut selalu menjadi tempat acara menebar ikan nila, ikan emas dan ikan patin bersama Wakil Bupati, Camat dan Kapolsek Labuhan Ratu, Lampung Timur.
Untuk menjaga agar sungai tetap bersih, di kecamatan tersebut juga dibentuk sebuah forum pemuda dan masyarakat peduli lingkungan. “Tetapi sekarang kegiatan itu tidak berjalan, karena airnya kotor, ikannya pada mati,” ujar warga Sutiman (62).
Untuk keperluan air bersih sehari-hari warga terpaksa harus menggali sumur. “Dulu kami tidak perlu sumur, karena air sungainya bersih,” tambahnya.
Warga lainnya mengatakan, keluhan tersebut sudah disampaikan kepada aparat desa dan pamong setempat, tetapi tidak ada perubahan. Bahkan pembuangan limbah ke sungai masih terus terjadi.
Menurut warga, pihak pabrik berusaha kucing-kucingan dengan warga desa. “Pihak pabrik membuang limbahnya pada malam hari,” keluhnya.
Camat Kecamatan Labuhan Ratu CL. Mrg. Agustinus ketika dihubungi untuk dimintai tanggapannya mengatakan akan segera mengajak kepala desa untuk mengecek ke lapangan “Kami akan cek dahulu bersama kades,” tambahnya. (bas).




























