Pilih Jadi Politisi dr. Zam Mundur dari ASN  

Pilih Jadi Politisi  dr. Zam Mundur dari ASN   

Bandarlampung, Patriot News- Dokter Zam Zanariah Ibrahim, akhirnya memutuskan untuk menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Lampung dari Partai Demokrat Dapil 1 Kota Bandar Lampung.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris DPD Demokrat Lampung Midi Ismanto. "Iya benar," ujarnya, Senin (29/5) lalu.

Dengan pencalonan tersebut, maka Dokter Spesialis Penyakit Syaraf itu, mengundurkan diri sebagai aparat sipil negara (ASN).

Misdi mengatakan, saat ini dokter Zam tengah mengurus surat pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia merupakan pajabat fungsional yang berdinas di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Molek (RSUDAM).

"Saat inikan masih statusnya Bacaleg, surat pengunduran dirinya sedang diproses, karena surat pengunduran diri itu diperlukan saat nanti sudah menjadi daftar calon tetap (DCT)," katanya.

Menurut Midi, dokter Zam memang telah yakin atas keputusanya untuk maju dikursi Legislatif DPRD Provinsi Lampung.

"Kalau yang disampaikan ke saya itu memang tekadnya sudah bulat mau jadi Caleg, dan dia sudah bergabung sejak awal bulan Mei sebelum mendaftar ke KPU," kata Midi.

dr. Zam Zanariah, lahir di Tanjung Karang pada 1 Januari 1974. Dia merupakan lulusan S1 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro pada Tahun 1999.

Pada Tahun 2006-2010, ia menempuh pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Saraf di Universitas Padjajaran Bandung. Sejak tahun 2011 hingga sekarang, dokter Zam menjadi Dokter Spesialis Saraf di tiga rumah sakit diantaranya RSUD Abdul Moeloek, RS. Graha Husada Lampung dan RS. Advent Bandar Lampung.

Pada Tahun 2020, dr. Zam Zanariah diketahui pernah menjadi bakal calon Wakil Walikota Bandar Lampung dengan berpasangan bersama mantan Kapolda Lampung, Irjen Pol (Purn) Ike Edwin sebagai calon Walikota Bandar Lampung untuk pilwakot 2020.

Namun, bakal pasangan perseorangan (independen) Ike Edwin-Zam Zanariah ini pun gagal melangkah maju sebagai kontestan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bandar Lampung karena hasil verifikasi faktual mereka kurang dari jumlah minimal yang telah ditetapkan 47.864 dukungan.

Selain sebagai dokter, dr. Zam juga dikenal aktif dan menjadi lokomotif bagi relawan bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan. (*)