Sejumlah Tokoh Hadiri Blangikhan di Batuputu
Bandar Lampung, Patriot News-Sejumlah tokoh nasional dan daerah Lampung menghadiri acara blangikhan di kawasan Batu Putu Bumi Kedaton, Bandarlampung Kamis 9/3.
Tampak hadir di acara tersebut, Jendral TNI (Purn) Agum Gumelar dan istri, para perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian. Sedangkan dari tokoh daerah, yang hadir Mantan Gubernur Lampung Sjahroeddin ZP, mantan Rektor Unila Prof. Dr. Sugeng P Harianto, dan para tokoh adat yang tergabung di organisasi Lampung Sai, dan sejumlah pejabat Provinsi Lampung dan Kota Bandarlampung.
Acara blangikhan merupakan warisan tradisi budaya tak benda masyarakat Lampung yang selalu dilakukan setiap menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Senen Mustakim. mengucapkan terimakasih sekaligus apresiasi atas prakarsa terselenggaranya acara ini khususnya kepada Lampung Sai.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPP Lampung Sai atas inisiasi dan prakarsanya telah menyelenggarakan Blangikhan ini sebagai salah satu agenda rutin DPP Lampung Sai sejak beberapa tahun yang lalu,” ucapnya.
Menurut Gubernur, acara yang mengusung tema “Pemerintah Provinsi Lampung bersama Lampung Sai ikut andil melestraikan adat budaya Lampung dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H.
Hal ini sangat selaras dengan salah satu dari 33 program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024 dalam mewujudkan Lampung sebagai tujuan utama wisata nasional.
Dijelaskan, Lampung memiliki berbagai destinasi wisata alam yang indah, keragaman budaya dan keramahan masyarakatnya, pembangunan pariwisata
Lampung diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional baru di luar Pulau Jawa. Adapun arah kebijakan pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung adalah :
1. Pembangunan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan komunitas, seperti Desa Pahawang di Pesawaran dan Desa Rigis Jaya di Lampung Barat dengan kampung kopinya.
2.Mendorong investasi dalam pembangunan sektor pariwisata berbasis korporasi yang padat
Mendorong investasi dalam pembangunan sektor pariwisata berbasis korporasi yang padat modal, seperti pembangunan Kawasan Wisata Terintegrasi Bakauheni Harbour City (BHC).
Sejalan dengan hal tersebut, optimalisasi keparawisataan dilakukan dengan mengedepankan sinergi dan berkolaborasi, terus berinovasi dan beradaptasi dengan kondisi serta tren pariwisata global.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penebaran benih ikan sebagai upaya menjaga kelestarian alam pada ekosistem sungai. (Diskominfotik Provinsi Lampung).




























