ABP PTSI Minta Kuota Serdos dan KIP Ditambah

ABP PTSI Minta  Kuota Serdos dan KIP Ditambah

Jakarta, Patriot News-Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) mengharapkan agar pemerintah mempermudah dan menambah kuota Sertifikasi Dosen (Serdos),  beasiswa bagi dosen  dan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP).

 

Harapan itu merupakan salah satu rekomendasi dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ABP-PTSI yang berlangsung  di Jakarta 16-17 Juli 2024.

 

Peserta Rakernas yang terdiri dari penyelenggara pendidikan tinggi dari seluruh Indonesia itu, juga  mengharapkan agar anggaran untuk riset perlu diperkuat agar makin banyak peneliti yang produktif dan berdaya guna.

 

Rakernas juga merekomendasikan agar program beasiswa LPDP dan Indonesia Bangkit (BIB) hendaknya dapat disalurkan secara benar dan tepat guna.

 

Acara Rakernas ABP-PTSI yang berlangsung selama dua hari itu, juga diisi dengan Seminar Nasional Transformasi dan Kolaborasi Manajemen Yayasan /Badan Penyelenggara Menuju Tata Kelola Baru di Era VUCA.

 

Seminar tersebut menghadirkan para pembicara, antara lain dari Kemendikbud Ristek Dikti,  dari Kementerian Hukum dan HAM RI dan dari ABP-PTSI.

 

Ketua ABP PTSI Prof. Dr. Thomas Suyatno mengatakan ABP PTSI selalu berperan secara aktif membantu anggotanya dalam mewujudkan penyelenggaraan PTS yang profesional dan memiliki daya saing yang tinggi baik pada tingkat regional, nasional, dan  internasional/ global.

 

ABP PTSI juga mendorong Badan Penyelenggara PTS untuk menggali sumber-sumber pendanaan (funding) alternatif baik melalui bantuan dari pemerintah, swasta nasional dan internasional, dunia usaha dan industri, BUMN, BUMD, berbagai pihak yang memungkinkan dan sah secara hukum maupun dengan cara melakukan usaha bersama secara berkelanjutan (sustainable) dengan berbagai pihak tersebut, dan  upaya-upaya lainnya.

 

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Saburai (YPS) yang menjadi salah satu peserta Rakernas H. Hertanto Roestyono Rakernas tersebut sangat penting diikuti selain untuk menambah wawasan tentang hal-hal baru tentang perguruan tinggi swasta, juga dalam rangka membangun jaringan kerjasama dengan perguruan tinggi swasta lainnya dari seluruh Indonesia.

 

Menurut Hertanto yang didampingi Anggota Pembina H. Erie Hermawan, SE, MM, Universitas Saburai perlu membangun kerjasama dengan berbagai pihak. (ab)