Demokrat Resmi Usung Anies jadi Calon Presiden
Jakarta, Patriot News-Partai Demokrat sebagai insiator terbentuknya koalisi perubahan secara resmi menyatakan akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam keterangan tertulisnya juga mengajak Partai Keadilan Sejahtera agar menyerahkan keputusan bakal calon wakil presiden (Bacawapres) diserahkan kepada Capresnya.
“Untuk itu, Demokrat akan mengajak PKS agar menyerahkan keputusan bacawapres kepada bacapres yang kita usung. Dengan demikian, tiga partai memiliki kesetaraan yang sama dalam koalisi," ujar AHY Kamis.
Menurutnya, Anies memiliki independensi dalam menentukan pasangannya, tanpa diintervensi oleh pihak manapun. Sehingga pasangan tersebut akan harmonis dan saling melengkapi jika nanti terpilih dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Ketika kelak mendapatkan amanah untuk menjalankan roda pemerintahan. Bukan kawin paksa," ujarnya.
Bagi Partai Demokrat, dorongan itu merupakan salah satu wujud dukungan serius kepada partai-partai untuk meresmikan Koalisi Perubahan.
AHY juga mengajak koalisi perubahan untuk mendirikan sekretariat bersama bernama sekretariat perubahan.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP atau Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, dorongan itu sudah membuktikan komitmen dari Partai Demokrat.
"Ini bukti keseriusan dan komitmen Partai Demokrat untuk mewujudkan Koalisi Perubahan," kata Herzaky kepada wartawan, Kamis.
Untuk memenuhi ambang batas pencalonan (presidential threshold), Demokrat dan Nasdem kini menunggu keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dihubungi terpisah, juru bicara PKS, Muhammad Kholid menyambut baik usulan Partai Demokrat terkait pembentukan Sekretariat Perubahan. Namun, pihaknya masih harus menunggu keputusan Majelis Syuro PKS terkait sosok yang akan diusung sebagai capres dan cawapres hingga keputusan koalisi.
"Terkait deklarasi dukungan, DPP PKS menunggu arahan dari Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Dr. Salim Segaf Al-Jufri. DPP PKS sebagai pelaksana tugas dari amanat Majelis Syuro akan taat dan patuh menjalankan keputusan Majelis Syuro," ujar Kholid, Kamis (26/1/2023).
"Kami memohon agar masyarakat, khususnya keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera, untuk dapat bersabar menunggu keputusan resmi dari pimpinan," sambungnya.
Kendati belum secara resmi mendeklarasikan koalisi dan pasangan capres-cawapres, tim kecil PKS, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat terus menjalin komunikasi. Termasuk dalam membahas cawapres untuk Anies Baswedan.
"Semua pertimbangan dan pandangan ketiga partai sudah dibahas bersama. Prinsipnya, PKS setuju untuk mendukung siapa pun yang terbaik yang paling besar peluangnya untuk memenangkan pilpres," ujar Kholid. (*)




























